Cagar alam


taman nasional gn halimun - salakCagar Alam dapat diartikan sebagai Kawasan Suaka Alam yang mempunyai kekhasan tumbuhan dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindudngi dan didukung perkembangannya agar berlangsung secara alami.
Cagar Alam bernilai khas untuk penelitian dan pengembangan, ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kegiatan penunjang budidaya, serta untuk kepentingan umum. Salah satu contohnya; Cagar Alam Nusa Kambangan Barat di Jawa Tengah, Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango, Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, Taman Nasional Karimun Jawa, dll.
Karakteristik penentuan suatu kawasan sebagai Kawasan Cagar Alam antara lain sebagai berikut:

• Memiliki keanekaragaman jenis tumbuhan serta ekosistem.
• Mewakili formasi biota tertentu dan atau unit–unit penyusunnya.
• Memiliki kondisi alam yang masih alami dan belum terganggu oleh manusia.
• Memiliki ciri khas potensi sehingga dapat menjadi contoh ekosistem yang keberadaannya memerlukan upaya konservasi.
• Memiliki komunitas tumbuhan beserta ekosistem yang langka atau yang keberadaannya hampir punah.
• Memiliki luas yang cukup dan bentuk tertentu untuk mendukung pengelolaan yang efektif dan menjamin keberlangsungan proses ekologis secara alami.

article: supported by several reference in internet
photography by Deni Pradana

Deni Pradana
TREKKU™

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s