MTB | Frame


yokotaJenis Frame Sepeda
Banyak sekali jenis rangka (frame) sepeda yang beredar di pasaran. berbagai variasi mulai dari model. bahan, merek dan harga. Untuk newbie, hal ini pasti membingungkan. Kita sering salah memahami bahwa yang paling mahal adalah yang terbaik. Bahkan, tidak jarang ada yang minder dan tidak percaya diri lantaran sepeda yang dia miliki memakai frame sepeda berharga murah. Padahal, mahal belum tentu baik. Bisa jadi frame sepeda mahal justru kurang baik karena tidak sesuai dengan kebutuhan.
Untuk mengetahui apakah frame sepeda kita tepat guna atau tidak, terlebih dahulu kita perlu memahami jenis-jenis frame dan sepeda menurut pemakaian & fungsi utamanya. Perkembangan teknologi telah menggeser penggunaan bahan dasar besi untuk frame sepeda. Selain mahal, besi dinilai berat dan rentan korosi. Saat ini beredar berbagai macam frame dengan bahan non besi, diantaranya sebagai berikut:

frame-steelBaja (Steel)
Frame dari baja memiliki keunggulan dalam hal kekuatan & harga yang murah. Selain itu barangnya juga mudah di dapat. Campuran materialnya lebih kokoh dari besi. Kekurangannya adalah dari segi bobot cukup berat dan beresiko terkena karat. Banyak digunakan untuk sepeda-sepeda umum dan sport amartir. Dalam industri sepeda, nasib frame baja tidak jauh berbeda dengan besi, mulai ditinggalkan peminatnya.

frame-alluminiumAlluminium (Alloy)
Alluminium (Alloy) lebih ringan dari baja dengan ratio 1:3, dan terbilang agak murah karena pembuatanya relatif mudah. Meskipun begitu, tingkat kekakuannya hampir sama dengan besi maupun baja. Karena ketebalan alluminium (Alloy) hanya 31% dari baja maka frame yang terbuat dari alluminium (Alloy) cenderung lebih besar. Selain itu, Alluminium (Alloy) juga tahan terhadap korosi. Namun, pada pemakaian setelah lima tahun, kekakuan & presisinya mulai berkurang. Kalau sudah rusak, sulit diluruskan atau diperbaiki lagi.

frame-carbon-fiberSerat Karbon (Carbon Fiber)
Serat Sarbon (Carbon Fiber) terbuat dari campuran antara benang karbon dan epoxy resin. Kelenturannya bisa di atur sesuai dengan kebutuhan dan tahan terhadap korosi. Bobotnya cukup ringan dan kekuatannya bisa dikendalikan. Harganya ternilang sedang, tidak terlalu mahal atau terlalu murah. Kekurangannya adalah mudah rusak, gampang retak dan pecah jika kena benturan keras serta ada jangka waktunya. Selain itu, bahan ini tidak tahan api atau panas yang tinggi.

frame-titaniumTitanium
Titanium mempunyai kepadatan menyerupai baja dan mampu memberikan kombinasi yang baik antara bobot dan daya tahan. Bahan ini cukup ringan dan kuat serta tahan terhadap korosi. Sayangnya harganya cukup mahal karena bahannya cukup langka, dan jika terjadi kerusakan, akan sulit diperbaiki.

3dmodelFrame sepeda bajakan
Jangan heran jika di pasaran, akan banyak ditemukan frame sepeda tiruan. Harganya cenderung lebih murah dibanding frame orisinil. Saat ini frame sepeda bajakan yang biasa disebut dengan frame generik, cukup digemari karena harganya terjangkau. Tentu saja tidak ada yang melarang untuk menggunakan frame sepeda generik dengan alasan harga ekonomis. Namun, sebelum membeli, sebaiknya dianalisa dengan cermat agar tidak menyesal.
Dengan membeli frame generik, konsekuensinya tidak akan mendapatkan performa sebaik frame sepeda aslinya. Hampir kebanyakan, frame generik bermasalah dalam hal presisi geometris. Selain itu, beberapa komponen jenis alluminium yang digunakan, kualitasnya tidak sekuat frame asli. Bahkan, dari segi bobotpun, frame generik masih terasa lebih berat.

Fungsi & Kebutuhan
Hal penting yang tidak boleh diabaikan dalam memilih frame sepeda adalah mengetahui dengan tepat kebutuhan frame tersebut. Berikut jenis sepeda menurut fungsinya:

downhillDownhill
Tipe Downhill memerlukan frame dengan disain suspensi depan dan belakang sama baiknya. Kondisi Downhill yang cepat dengan medan cukup berat mengharuskan sepeda melaju cepat pula saat menuruni lereng bukit. Frame tipe ini tidak mengutamakan kenyamanan, karena disain berfokus pada ketahanan yang prima terhadap benturan medan yang dilalui.

all-mountainAll Mountain
Tipe All Mountain memerlukan disain frame sepeda yang kuat sekaligus nyaman dikendarai. Frame sepeda dituntut layak untuk melintasi medan berat, naik turun bukit, melintasi medan berbatu, bahkan offroad. Disamping itu, harus memberikan kenyamanan untuk perjalanan jauh.

cross-countryCross Country
Tipe cross country memerlukan rancangan frame sepeda yang ringan atau sedang. Disain harus efisien & efektif agar kayuhannya optimal saat melintas jalanan menanjak, sekaligus kokoh mengarungi medan jalan aspal.

freeideFreeride
Tipe Freeride memerlukan disain frame sepeda yang super kuat untuk keperluan freeride. Disain tersebut akan memungkinkan sepeda saat melewati lompatan tinggi dan berbagai kondisi ekstrim lainnya.

Beberapa istilah asing untuk komponenen sepeda yg paling umum disebut

Bearings:
Bola besi baja kecil yg biasa disebut pelor, berputar didalam dinding hub, bottom bracket, dan headset.

Bottom Bracket:
Terletak pada cangkang botom bracket, ini adalah bearing tempat dimana crank berputar

Chainstays:
Batang rangka yg dimulai dari cangkang bottom bracket sampai anting2 rd (rear dropout)

Chinring/ Chainwheel:
Piringan bergerigi yg berada pada Chainset (komponen crank),

Chainset:
Satu set unit termasuk crank, chainring dan bottom bracket

Crank:
Lengan ayun sepanjang/dari pedal hingga as pada bottom bracket

Derailleur:
Sebuah mekanis apa bila shifter digerakan, drailleur akan mendorong rantai searah as gigi/gir

Front Derailleur:
Sebuah mekanis yg membuat rantai perbindah searah as chainwhell (3 buah gigi/gir depan)

Rear Derailleur:
Sebuah mekanis yg membuat rantai perbindah searah as caset (8~9 buah gigi/gir belakang)

Disc Brake:
Rem yang berkerja pada piringan yg terpasang pada hub, bukan pada rim.

V-brake:
Salah satu jenis rem yang berkerja pada rim

Flange:
Bagian hub yg menyerupai piringan (di kiri/anan) berlubang-lubang dimana jeruji roda terkait.

Freewheel:
Sebuah mekanis yg terpasang pada hub belakang, mekanis ini memungkinkan roda tetap berputar walaupun kayuhan berhenti.

Hub:
Sebuah mekanis yg ditempati bearing dan jari-jari, terletak pada pusat roda

Grip Shift:
Ditemukan oleh SRAM pada thn 1987, shifter ini terpasang pada handle bar, sipengendara cukup memuntir shifter kedepan/kebelakang untuk memilih posisi gir, “moto style”

Trigger Shifter:
Satu jenis shifter, yg terpasang pada handle bar, dan pengendara harus menggunakan jari jempol dan telunjuknya untuk memilih posisi gir.


geometryUkuran Frame Sepeda
Memilih frame sepeda yang tepat adalah salah satu langkah penting saat akan membeli atau merakit sepeda gunung (MTB/ Mountain Bike). Selain memilih bahan frame sepeda, perlu diperhatikan kesesuaian ukurannya pada tinggi badan.
Berdasarkan penuturan dari para pengguna sepeda gunung yang berpengalaman, pemilihan frame sepeda yang tidak sesuai, akan membuat kendali atau handling yang buruk. Selain itu pemilihan yang tidak tepat akan menimbulkan ketidak-nyamanan, seperti otot di bagian tangan, lengan, punggung, pinggang, paha dan kaki akan menjadi cepat letih dan pegal.

mountain-bike-rackPada dasarnya, tidak ada standarisasi industri untuk ukuran frame sepeda gunung. Setiap merek sepeda mempunyai perbedaan dalam hal panduan ukuran frame sepeda. Setiap merek juga memiliki spesifikasi dengan standar mereka masing-masing. Sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan deskripsi ukuran frame sepeda dari merek yang akan dibeli.
Meskipun tidak ada standar yang baku, bukan berarti tidak bisa melakukan perhitungan untuk memperoleh ukuran frame sepeda gunung yang sesuai dan tepat. Variabel yang umum digunakan sebagai standar adalah Seat Tube – Center of Tube (ST-CT). Para penggiat sepeda gunung dan beberapa komunitas yang berpengalaman, sudah tidak asing lagi dengan istilah tersebut. Seat Tube – Center of Tube (ST-CT) sering kali digunakan di kalangan mereka.

article & picture: supported by several reference in internet

TREKKU™

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s