Tips berkemah


tentBerkemah memang menyenangkan, tapi bukan berarti menganggap remeh beberapa hal penting lainnya. Salah satunya, kondisi dan kontur tanah adalah satu hal yang patut diperhatikan saat kegiatan berkemah berlangsung. Tak hanya itu, karena ada beberapa hal penting agar petualangan berjalan dengan gembira, aman & nyaman. Berikut beberapa tips sederhana saat berkemah, semoga bermanfaat.

tent• Lokasi berkemah
Carilah tempat terbuka seperti lapangan untuk mendirikan tenda. Hal ini penting agar bisa melihat sekeliling dan menerima sinar matahari pagi keesokan harinya. Akan lebih baik jika menemukan lokasi yang dekat dengan air mengalir seperti sungai, untuk memenuhi kebutuhan air selama camping. Dengan dataran terbuka yang cukup luas, menentukan dan membuat api unggun menjadi mudah & tak jauh dari tenda.

elevation• Kontur dan kondisi dataran
Berkemah atau mendirikan tenda di tanah yang gembur, becek, atau bahkan terlalu keras adalah bukan pilihan yang bagus. Tanah yang terlalu keras pun membuat patok yang ditancapkan tak bisa masuk jauh ke dalam tanah. Jadi, pilihlah tempat berkemah di tanah yang tak terlalu keras, namun cukup untuk patoknya menancap dengan kuat.

camp• Mendirikan tenda
Membangun tenda membutuhkan ketelitian karena beberapa bagiannya cenderung tajam atau cukup kecil dan memerlukan simpul menyimpul. Oleh karena itu, sebaiknya mulailah membangun tenda sebelum hari beranjak gelap, maksimal sekitar pukul 17.30. Membangun tenda ketika gelap bisa berakibat fatal, memerlukan waktu cukup lama dan bisa membuat beberapa perlengkapan tenda tercecer atau hilang.

api unggun• Api unggun
Tenda dan barang-barang harus berada minimal 3 meter jauhnya dari api unggun. Semua barang harus dijauhkan dari api unggun, termasuk minyak, atau bahan-bahan mudah terbakar lainnya. Jangan lupa untuk membuat api unggun di tanah yang cenderung kering. Dan terakhir, matikan api unggun dengan benar sebelum meninggalkan area perkemahan. Tutupi bekas api unggun dengan menguruk pasir atau tanah sekitar agar bara api kecil yang tersisa benar-benar mati total.

survival-kit• Hewan liar
Beberapa hewan liar, seperti serangga maupun hewan berbahaya seperti ular, bisa saja masuk ke dalam tenda. Tips sederhananya, ambil segenggam garam lalu taburkan di sekitar tenda untuk menghindari hewan melata. Jika terdengar suara binatang buas, Anda bisa mengarahkan senter ke arah datangnya suara tersebut untuk mengusirnya. Jangan tinggalkan bekas makanan, minuman, atau sampah lain di luar tenda, agar tidak mengundang para hewan tersebut. Jika ingin terhindar dari serangga, jangan gunakan parfum atau wewangian pada kulit maupun pakaian.

picture: supported by several reference in internet

Deni Pradana
TREKKU™

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s